Kamis, 03 Maret 2016

ARGUMENTASI

WAKTU
Waktu adalah sesuatu yang tidak dapat dikembalikan. Kertas yang dibakar tidak dapat ututh menjadi seperti semula hidup yang kita jalani tidak dapat diputarbalikkan. Walaupun waktu itu sesuatu yang tidak dapat dikembalikan,  para filsuf dan ilmuan belum ada yang sepakat tentang defenisi waktu itu sendiri. Dulu orang-orang mengukur waktu dengan matahari, bulan, dan bintang-bintang dilangit. Sekarang kita hanya perlu melihat jarum detik, jarum menit, dan jarum jam bergerak untuk mengetahui waktu.
Menurut kebanyakan orang waktu adalah uang, tetapi para ilmuan berpendapat  waktu merupakan sebuah dimensi seperti panjang dan lebar. Kita berjalan di dalam waktu itu. Waktu bisa kita sebut sebagai dimensi keempat. Dimensi ketiga merupakan panjang, lebar, dan tinggi. Sementara waktu hanya berjalan satu arah. Sehingga tidak dapat kembali.
Setiap organisme memiliki jam di dalam tubuh mereka. Tubuh mereka akan menampilkan perilaku pada saat mencapai usia tertentu. Seperti manusia pada saat masih bayi tentu mereka tidak dapat berjalan, setelah mencapai usia tertentu akan dapat berjalan. Pola pikir juga akan berubah seiring dengan usia manusia itu sendiri dan akhirnya waktu mereka akan habis.
                Albert Einstein mengatakan waktu tidak berdiri sendiri melainkan berhubungan dengan ruang sehingga disebut ruang-waktu. Kita bergerak tidak melintasi ruang dan waktu secara berpisah mainkan melintasi keduanya secara bersamaan. sehingga apabila kita berjalan ke suatu tempat maka kita juga akan melintasi waktu bersamaan dengan ruang yang kita tempati. Satuan waktu yang paling singkat yang dapat diukur adalah pico meter atau 10-12 detik.
                Jadi apakah memungkinkan untuk melakukan perjalanan antar-waktu seperti yang banyak ditampilkan pada film-film fiksi ilmiah? Menuju ke masa depan atau ke masa lalu? Ataukah berteleportasi ke suatu tempat dengan memperkecil ruang-waktunya? Kedengarannya aneh dan sangat tidak logis
                 Sebuah teori mengatakan ada benda di ruang angkasa yang disebut blackhole atau lubang hitam orang-orang juga sering menyebutnya lubang cacing. Gravitasinya sangat kuat sehingga katanya memungkinkan membelokkan ruang-waktu. Tetapi kemungkinan besar hal tersebut hanyalah sebuah ucapan belaka bukan kenyataan.
                Memendekkan ruang-waktu ataupun pindah ruang-waktu sangatlah tidak mungkin terjadi dikarenakan waktu itu terus maju dan tidak akan pernah kembali. Jika waktu dapat kembali, setiap orang akan merubah jalan hidupnya. Jika begitu setiap saat sesuatu di dunia ini akan terus berubah. Meskipun dalam kasus penerbangan apollo yang kehilangan beberapa detik saat terbang yang menurut Albert Einstein “Jika sebuah benda berjalan lebih cepat maka ruang-waktu akan melambat” Sangatlah tidak mungkin pindah antar ruang-waktu
                Beberapa karya fiksi ilmiah ataupun khayalan mengatakan jika waktu dikembalikan maka dimensi ruang-waktu yang kita tempati berbeda, jadi tidak akan merubah masa depan. Tetapi permasalahannya yaitu apakah kejadian pada saat itu akan berulang terus menerus dan tidak lenyap seiring berjalannya waktu.
                Mesin waktu merupakan hal fenomenal yang banyak ditampilkan pada karya fiksi ilmiah dan banyak dikhayalkan. Jika mesin waktu benar-benar ada, tentu anak cucu kita dari masa depan akan kemasa ini untuk melihat peradaban kita. Tetapi tidak ada tanda bahwa keberadaan mesin waktu benar adanya.
                Beberapa orang terus berusaha untuk tidak menyia-nyiakan waktunya. Mereka sadar bahwa di masa depan kita akan menyesal jika kita menyia-nyiakan waktu dan tidak akan dapat kembali untuk memperbaiki waktu yang telah disia-siakan. Sementara ada pula orang yang menyia-nyiakan waktunya dan akhirnya menyesal pada akhirnya.
                Kesimpulannya, waktu merupakan dimensi keempat yang berhubungan langsung dengan ruang sehingga dinamakan ruang-waktu. Pemindahan ruang waktu sangatlah tidak mungkin terjadi karena waktu akan terus berjalan dan tidak akan dapat diputar-balikkan.
Ruang-waktu dirancang agar kita terus maju bukan untuk melihat kebelakang. kesalahan yang kita buat dimasa lalu dijadikan pelajaran bukan untuk dikembalikan dan diubah. Masa depan untuk digapai bukan untuk dilihat. Manfaatkan waktu sebaik mungkin selama nyawa masih berada dalam raga. Karena waktu akan terus berjalan sesuai aturannya.


“ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI”